Tampilkan postingan dengan label STRATEGI BELAJAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STRATEGI BELAJAR. Tampilkan semua postingan

DELAPAN KECERDASAN MANUSIA

Seorang Ahli Psikologi yang bernama Howard Gardner, setidaknya ada delapan kecerdasan manusia. Kedelapan kecerdasan itu adalah kecerdasan Linguistik, Kecerdasan Logistik-matematis, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan kinetik-jasmani, Kecerdasan musikal, Kecerdasan interpersonal-sosial, Kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan naturalis.


1. Kecerdasan linguistik adalah adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi.
ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan linguistik:
  • suka menulis kreatif di rumah, menyukai pantun lucu, dan permainan kata
  • suka mengarang kisah khayal, menikmati mendengarkan musik dan baca buku.
  • sangat hafal nama, tempat, tanggal, suka mengisi teka-teki silang.
  • dapat mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
  • mempunyai kosakata yang luas untuk anak seusianya
  • unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca dan menulis.
presiden Amerika Serikat Abraham lincoln atau penyair Chairil Anwar adalah contoh orang yang memiliki kecerdasan linguistik

2. Kecerdasan logistik-matematis ialah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal).
ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan logistik-matematis:
  • Cepat menghitung problem aritmatika di luar kepala
  • mampu menjelaskan masalah secara logis dan memainkan teka-teki logika
  • menikmati menggunakan bahasa komputer, ahli bermain catur
  • suka menyusun hierarki atau struktur, memahami sebab-akibat dengan mudah
  • menyenangi pelajaran matematika dan IPA serta berprestasi tinggi dalam bidang tersebut.
Contoh orang-orang yang memiliki kecerdasan logistik-matematis adalah ilmuan Albert Einstien, Michael Faraday, atau Alexander Graham Bell

3. Kecerdasan Spasial kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat)
ciri-ciri Orang - orang yang memiliki kecerdasan Spasial:
  • menonjol dalam kelas seni di sekolah
  • mudah menggambar sosok orang atau benda persis seperti asli
  • mudah membaca peta, grafik atau diagram
  • senang melihat film, slide dan menekuni bidang fotografi
  • memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
Beberapa tokoh seperti pablo picasso, leonardo da vinci atau pak tino sidin adalah orang-orang yang memiliki kecerdasan spasial

4. Kecerdasan kinestetik-jasmani ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan. Kecerdasan ini juga meliputi keterampilan fisik dalam bidang koordinasi, keseimbangan, daya tahan, kekuatan, kelenturan dan kecepatan.
ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan kinestetik-jasmani :
  • Suka dan menekuni kegiatan olah raga. sering kali mereka juga berprestasi di bidang olah raga
  • tidak bisa duduk diam, pandai menirukan gerakan/perilaku orang lain.
  • terampil dalam bidang kerajinan tangan, seperti kerajinan kayu, menjahit, mengukir, memahat, membentuk tanah liat, melukis dengan jari.
  • sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusun kembali.
Olah ragawan Ade Rai, michael jordan atau david beckham adalah contoh orang-orang yang memiliki kecerdasan kinestetik-jasmani

5. Kecerdasan musikal adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar. Musik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang.
ciri-ciri Orang - orang yang miliki kecerdasan musikal:
  • Berprestasi dalam bidang musik atau dapat memainkan alat musik.
  • mempunyai suara yang bagus ketika bernyanyi sendiri atau di depan orang lain
  • mudah mengingat melodi lagu, mengikuti irama musik.
  • senang mengoleksi CD/Kaset
  • Lebih bisa atau suka belajar dengan di iringi musik
  • Peka terhadap berbagai jenis musik dan suara-suara di lingkungan sekitar.
Musikus Johann sebastian bach, Ludwig von beethoven, ricard clayderman, atau Idris Sardi adalah mereka yang memiliki kecerdasan musikal.

6. Kecerdasan inter personal-sosial ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Peka pada ekpresi wajah, suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara efektif dalam berkomunikasi. Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap orang lain dan umumnya dapat memimpin kelompok.
ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
  • Mempunyai banyak teman, mudah bergaul atau beradaptasi dengan lingkungan
  • sangat mengenal lingkungan, mudah terlibat dalam kegiatan kelompok
  • berperan sebagai "penengah keluarga" ketika terjadi perselisihan
  • mampu bekerja, berhubungan secara efektif dan mengerti orang lain.
  • mudah bersimpati dan berempati, serta memberikan perhatian pada orang lain.
  • unggul dalam pelajaran ilmu-ilmu sosial

7. Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri. Orang yang memilki kecerdasan ini sangat menghargai nilai (aturan-aturan) etika (sopan santun) dan moral.
ciri-ciri orang-orang yang memiliki Kecerdasan intrapersonal :
  • mempunyai rasa percaya diri, belajar dan bekerja dengan baik jika seorang diri.
  • mempunyai pandangan hidup yang lain daripada pandangan umum.
  • mampu menganalisis dan merenungkan diri.
  • memperlihatkan sikap independen (mandiri) atau kemauan yang kuat.
  • bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya.
Para filsuf seperti Plato mungkin adalah contoh orang dengan kecerdasan intrapersonal yang baik.

8. Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan. Intinya adalah kemampuan manusia untuk mengenali tanaman, hewan dan bagian lain dari alam semesta.
ciri-ciri orang-orang yang memiliki Kecerdasan Naturalis:
  • akrab dengan hewan piaraan, suka berkebun.
  • senang berjalan-jalan di alam terbuka atau kebun binatang.
  • menghabiskan waktu dekat di dekat akuarium atau ekosistem yang lain.
  • mencatat fenomena alam yang berhubungan dengan flora dan fauna.
  • suka membawa pulang serangga, bunga, daun dan sebagainya untuk di perlihatkan pada keluarga
  • menyenangi dan unggul dalam pelajaran biologi dan lingkungan hidup.
para biolog seperti Mendel atau Darwin mungkin adalah contoh dari orang-orang yang memiliki kecerdasan naturalis.

Ada baiknya kita menjajaki jenis kecerdasan kita sendiri mana yang sudah berkembang dan mana yang belum. Dari delapan kecerdasan (intelligence) tersebut, manakah yang menjadi keunggulan sobat dan mana yang belum sobat gunakan secara maksimal?. Dengan mengetahui bahwa sobat memilki kelebihan atau kekurangan pada kecerdasan tertentu, sobat akan dapat berbenah diri dan meningkatkan kemampuan sobat.

sumber : http://www.duniaedukasi.net
Read More

SUKSES UJIAN NASIONAL

Untuk sukses menghadapi ujian nasional bisa dimulai dari persiapan diri, persiapan teknis, persiapan materi ujian, dan pada saat ujian.


Baiklah mari kita bahas satu-persatu :

Persiapan diri
Persiapan diri adalah persiapan yang dimulai dari dalam diri kita sendiri, yang meliputi persiapan fisik dan persiapan mental. Persiapan fisik berkaitan dengan persiapan jasmani/fisik dan persiapan kesehatan. Anda harus menjaga kesehatan sebelum ujian. Tidak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seseorang mengikuti ujian bila dalam keadaan sakit. Agar diri Anda tetap sehat secara fisik menjelang pelaksanaan ujian, Anda harus rajin berolahraga. Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.

Persiapan mental ialah persiapan yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan emosi. Upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil. Pertentangan yang dialami dalam diri, situasi kekecewaan (frustrasi, suasana kesedihan dan sebagainya) akan berdampak buruk terhadap hasil belajar Anda. Yang mesti diperhatian adalah Anda harus menjaga suasana hati/emosi. Diharapkan emosi Anda tetap tenang dan stabil menjelang ujian. Sebelum ujian Anda mampu mengatasi hal-hal mungkin akan mengganggu konsentrasi belajar Anda. Agar pikiran Anda tidak terbagi dan tetap terpusat dalam menghadapi ujian, perbanyaklah melakukan ibadah, karena ibadah merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan ketenangan.

Persiapan Teknis

Persiapan teknis yaitu persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil. Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan H-1 sebelum ujian. Anda tidak akan lulus jika ternyata pensil 2B yang akan Anda pakai ternyata palsu, karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.

Persiapan Materi Uji
Persiapan materi uji merupakan persiapan yang sangat penting karena persiapan materi uji ini akan menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). Menurut penelitian beberapa ahli, belajar borongan itu tidak baik dan hasilnya hanya membawa kesia-siaan. Jadi, disarankan H-1 sebelum ujian Anda tidak diperkenankan lagi memporsir diri untuk belajar. Istirahat yang cukup.

Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman. Caranya: Ajaklah teman Anda untuk membentuk kelompok kecil sebagai kelompok belajar. Pesertanya tidak lebih dari 3 orang. Jika pesertanya terlalu banyak (lebih dari 3 orang), dikhawatirkan proses belajar menjadi tidak fokus pada materi yang akan dipelajari.


Pada Saat Ujian
Berikut ini ada 10 tips pada saat mengerjakan ujian Nasional

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
2. Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
3. Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
- soal paling sulit
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
- memiliki nilai terkecil
6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.
8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.
9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
10. Analisis hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.


sumber tulisan : http://www.duniaedukasi.net
Read More